Lewati ke konten

Keuangan

Modul Keuangan mencakup banyak halaman. Kecuali disebutkan lain, akses terbatas untuk pemilik dan manager — role lain (staf, produksi, kurir, gudang) tidak bisa membuka halaman-halaman ini.

Tujuan: mencatat uang masuk/keluar harian. Akses: pemilik, manager, kasir.

  1. Buka Buku Kas, tab Entri Kas.
  2. Klik Tambah, pilih jenis (Masuk/Keluar), tanggal, kategori, keterangan, jumlah, dan metode pembayaran (Tunai/Transfer/QRIS/Lainnya). Lampiran bukti opsional.
  3. Entri baru berstatus Draft. Klik Ajukan (sendiri atau lewat “Ajukan Semua Draft”) untuk mengirim ke approval.
  4. Pemilik/manager meninjau di tab Approval, lalu Setujui atau Tolak (dengan catatan).

Kesalahan umum:

  • Entri yang sudah Menunggu/Disetujui tidak bisa diedit atau dihapus lagi — perbaikan hanya bisa dilakukan selagi masih Draft atau sudah Ditolak.
  • Jumlah harus lebih dari 0 dan keterangan tidak boleh kosong.
  • Entri yang dibuat otomatis dari pesanan/pengeluaran lain (“auto-sync”) tidak bisa diedit bebas seperti entri manual.

Tujuan: menerbitkan invoice dari pesanan yang sudah ada. Akses: pemilik, manager, kasir.

  1. Buka Invoice Otomatis, klik Buat Invoice.
  2. Cari dan pilih pesanan yang akan ditagih (invoice selalu dibuat dari pesanan yang sudah ada, tidak bisa membuat invoice dari nol).
  3. Atur tanggal jatuh tempo dan catatan jika perlu, lalu simpan.

Status invoice: Belum Bayar / DP / Lunas, plus tanda Overdue terpisah jika sudah lewat jatuh tempo.

Tujuan: memantau tagihan ke supplier dan dari pelanggan.

  1. Buka Hutang Piutang — tab Hutang ke Supplier (dari purchase order) dan Piutang dari Pelanggan (dari pesanan).
  2. Untuk hutang, klik Bayar untuk mencatat pembayaran ke supplier, atau Riwayat untuk melihat riwayat pembayarannya.
  3. Untuk piutang, klik Update Bayar untuk mengubah status pembayaran dan jumlah DP, atau WA Tagih untuk mengirim pengingat lewat WhatsApp.
  4. Buka Aging Piutang untuk melihat piutang dikelompokkan per umur (Belum Jatuh Tempo, 1–30, 31–60, 61–90, 90+ hari) per pelanggan, lengkap tanda pelanggan yang melewati batas kredit.

Tujuan: mencocokkan mutasi rekening bank dengan transaksi di sistem.

  1. Buka Rekonsiliasi Bank, pilih akun bank dan bulan.
  2. Di tab Transaksi Bulan Ini, tambahkan baris mutasi (+ Transaksi), lalu untuk tiap baris klik Cocokkan untuk memasangkannya dengan transaksi di sistem, atau Abaikan bila memang tidak relevan.
  3. Setelah semua baris berstatus cocok/diabaikan, klik Selesaikan.

Kesalahan umum: tombol Selesaikan tidak aktif selama masih ada baris berstatus “Belum Cocok” — semua baris harus dicocokkan atau diabaikan dulu.

  • Laporan Arus Kas — ringkasan kas masuk/keluar per periode, rincian harian, perbandingan dengan anggaran, dan proyeksi saldo akhir bulan.
  • Biaya Operasional — catat pengeluaran operasional (termasuk yang berulang/recurring), dengan filter kategori dan ekspor laporan.
  • Anggaran Bulanan — tetapkan anggaran per kategori biaya per bulan (atau salin dari bulan lain), dengan indikator warna saat realisasi mendekati atau melewati anggaran.

Tujuan: menghitung harga pokok produk dan melihat laba/rugi.

  1. Buka HPP & Analisis Produk. Isi harga bahan baku dan sinkronkan HPP dari resep (untuk produk buatan sendiri), atau isi modal beli langsung (untuk produk beli-jadi).
  2. Buka Laporan Laba Rugi untuk melihat Pendapatan → HPP → Laba Kotor → Biaya Operasional → Laba Bersih per periode.

Kesalahan umum: jika HPP belum diisi untuk suatu produk, Laporan Laba Rugi akan menampilkan “Data HPP belum diisi” alih-alih angka yang salah — lengkapi dulu di HPP & Analisis Produk sebelum membaca laporan ini.

Tujuan: memesan bahan baku ke supplier dan mencatat kedatangannya.

  1. Buka Purchase Order, klik Buat PO, isi bahan, jumlah, harga, dan supplier.
  2. PO bergerak dari Draft → Dikirim → Dikonfirmasi → Sebagian Diterima/Diterima (atau Dibatalkan). Hanya PO berstatus Draft yang bisa dihapus.
  3. PO bernilai besar (melewati ambang batas yang diatur pemilik/manager) harus disetujui dulu lewat menu Approvals sebelum terkirim ke supplier.
  4. Saat barang datang, buka Penerimaan Barang, klik Catat Penerimaan, tautkan ke PO terkait — stok otomatis bertambah.

Kesalahan umum: menghapus catatan penerimaan barang akan mengembalikan stok yang sudah masuk — jangan hapus setelah barangnya terpakai/terjual.

Tujuan: mencatat aset tetap (kendaraan, mesin, peralatan) beserta penyusutannya.

  1. Buka Aset & Inventaris, tab Daftar Aset — tambahkan aset dengan nama, kategori, lokasi, kondisi, biaya perolehan, dan metode penyusutan (garis lurus atau tanpa penyusutan).
  2. Tab Maintenance — jadwalkan perawatan/perbaikan aset.
  3. Tab Pajak Kendaraan — atur pengingat STNK tahunan/5-tahunan, KIR, dan asuransi per kendaraan.

Sumber: src/pages/buku-kas/page.tsx, src/pages/invoice/page.tsx, src/pages/hutang-piutang/page.tsx, src/pages/aging-piutang/page.tsx, src/pages/rekonsiliasi-bank/page.tsx, src/pages/arus-kas/page.tsx, src/pages/biaya-operasional/page.tsx, src/pages/anggaran/page.tsx, src/pages/hpp/page.tsx, src/pages/laporan-laba-rugi/page.tsx, src/pages/purchase-order/page.tsx, src/pages/penerimaan-barang/page.tsx, src/pages/aset/page.tsx, src/pages/approvals/page.tsx, src/lib/role-access.ts.