Lewati ke konten

Inventori & Gudang

Modul ini mencakup empat halaman: Manajemen Stok, Alert Stok, Multi-Gudang, dan Barcode. Role yang bisa mengakses: pemilik, manager, produksi, staf, gudang. Role kasir dan kurir tidak punya akses ke modul ini.

Mencatat stok masuk, koreksi, dan melihat riwayat

Section titled “Mencatat stok masuk, koreksi, dan melihat riwayat”

Tujuan: menjaga catatan stok bahan baku tetap akurat.

  1. Buka menu Manajemen Stok (tab default: Daftar Stok).
  2. Untuk stok yang baru datang dari supplier, klik Restock pada bahan terkait, isi Jumlah Masuk dan catatan supplier, lalu simpan — jumlah ini ditambahkan ke stok yang ada.
  3. Untuk memperbaiki catatan stok yang salah (mis. setelah stok opname), klik Koreksi, isi Stok Aktual dan Stok Minimum, lalu simpan — nilai ini menggantikan (bukan menambah) stok yang tercatat.
  4. Klik Log pada bahan mana pun untuk melihat riwayat perubahan stoknya (Penggunaan, Restock, Koreksi).

Hasil yang diharapkan: jumlah stok pada daftar selalu mencerminkan kondisi riil di gudang.

Kesalahan umum:

  • Jangan tertukar Restock dan Koreksi — Restock menambah jumlah, Koreksi menimpa/mengganti jumlah. Salah pilih bisa membuat catatan stok jadi jauh meleset.
  • Sistem tidak terlihat memiliki pemeriksaan otomatis “stok tidak boleh negatif” di sisi aplikasi — berhati-hati saat input jumlah pemakaian besar.

Tujuan: mengetahui bahan apa yang akan kurang untuk pesanan mendatang, dan langsung membuatkan Purchase Order (PO).

  1. Di halaman Manajemen Stok, buka tab Proyeksi Kebutuhan untuk melihat proyeksi kebutuhan bahan dari pesanan yang belum selesai, ditandai Kurang atau Cukup.
  2. Untuk bahan yang kurang, tambahkan langsung ke PO dari tab ini.
  3. Buka tab Buat PO, lengkapi jumlah, harga per satuan, dan supplier untuk tiap bahan, lalu klik Kirim PO ke Supplier.

Hasil yang diharapkan: PO terkirim ke supplier terkait dan bisa ditindaklanjuti dari modul Procurement (purchase order & penerimaan barang).

Tujuan: mendapat peringatan otomatis saat stok hampir habis.

  1. Buka menu Alert Stok.
  2. Tab Stok Bermasalah menampilkan bahan yang stoknya habis atau di bawah batas minimum — klik Restock Sekarang untuk langsung mengisi ulang dari sini.
  3. Tab Atur Batas Minimum — cari bahan, klik ikon pensil, lalu ubah nilai batas minimumnya.

Hasil yang diharapkan: begitu stok mencapai atau di bawah batas minimum, alert otomatis muncul di dashboard untuk pemilik, manager, dan staf produksi.

Tujuan: melacak stok yang tersebar di lebih dari satu gudang/cabang.

  1. Buka menu Multi-Gudang.
  2. Klik Tambah Gudang untuk mendaftarkan lokasi baru (nama, kode, alamat, catatan, dan opsi jadikan gudang utama).
  3. Klik kartu gudang untuk melihat/mengedit stok per bahan di gudang itu, atau klik Sinkron untuk menarik daftar bahan terbaru dari stok global.
  4. Untuk memindahkan stok antar gudang, klik Transfer Stok, pilih gudang asal & tujuan, bahan, dan jumlah (jumlah tersedia ditampilkan otomatis), lalu kirim.
  5. Riwayat transfer bisa dilihat di tab Riwayat Transfer dengan status Selesai/Dibatalkan/Pending.

Kesalahan umum:

  • Menghapus gudang hanya dijaga oleh dialog konfirmasi peringatan — sistem tidak otomatis memverifikasi bahwa stok di gudang itu sudah nol. Pastikan sendiri sebelum menghapus.

Tujuan: mempercepat input stok masuk/keluar lewat pemindaian barcode.

  1. Buka menu Barcode & QR Produk.
  2. Untuk bahan yang belum punya kode, klik Edit, lalu masukkan kode SKU/barcode manual atau pindai lewat kamera.
  3. Untuk input stok cepat, klik Scan QR/Barcode, arahkan kamera ke kode, lalu pilih Stok Masuk atau Stok Keluar dan isi jumlah.
  4. Kode yang tidak dikenali akan menampilkan pesan “Kode tidak ditemukan”.

Hasil yang diharapkan: perubahan stok lewat scan langsung tercatat sama seperti input manual di Manajemen Stok.


Sumber: src/pages/stok/page.tsx, src/pages/stok/alert/page.tsx, src/pages/gudang/page.tsx, src/pages/barcode/page.tsx, src/features/inventory/inventory-hooks.ts, src/features/warehouses/warehouse-hooks.ts, src/lib/role-access.ts.